Hakikat Tawakal: Refleksi Mendalam Kisah Nabi Ibrahim dan Jaminan Rezeki Allah.
16/10/2025
71 menit
Detail Audio
Judul
Hakikat Tawakal: Refleksi Mendalam Kisah Nabi Ibrahim dan Jaminan Rezeki Allah.
Sinopsis
Sinopsis Dalam kajian yang sarat makna ini, Gus Anang mengurai konsep tawakal yang sering disalahartikan oleh masyarakat awam. Mengambil ibrah dari keteguhan hati Siti Hajar saat ditinggalkan Nabi Ibrahim di lembah gersang Mekkah, Gus Anang menegaskan bahwa tawakal bukanlah pasrah tanpa usaha, melainkan gerak fisik yang diiringi ketenangan batin tingkat tinggi.
•Beliau mengingatkan jamaah bahwa jika seekor burung saja yang keluar pagi dalam keadaan lapar bisa pulang dalam keadaan kenyang, maka manusia yang dibekali akal dan iman seharusnya tidak perlu cemas berlebihan akan rezeki esok hari, selama sandarannya kuat kepada Allah SWT.
Kutipan/Quote Terbaik
•Bahasa Jawa: "Wong kuwi nek tawakale tenanan, atine kumantil marang Gusti Allah, ora bakal kangelan urip. Manuk wae ora duwe ijazah, ora duwe sawah, isuk luwe sore wareg. Mosok awakmu sing duwe akal kalah karo manuk?"
•Terjemahan Indonesia: "Orang itu kalau tawakalnya sungguh•sungguh, hatinya bergantung penuh kepada Allah, tidak akan kesulitan hidup. Burung saja tidak punya ijazah, tidak punya sawah, pagi lapar sore kenyang. Masa kamu yang punya akal kalah sama burung?"
•Beliau mengingatkan jamaah bahwa jika seekor burung saja yang keluar pagi dalam keadaan lapar bisa pulang dalam keadaan kenyang, maka manusia yang dibekali akal dan iman seharusnya tidak perlu cemas berlebihan akan rezeki esok hari, selama sandarannya kuat kepada Allah SWT.
Kutipan/Quote Terbaik
•Bahasa Jawa: "Wong kuwi nek tawakale tenanan, atine kumantil marang Gusti Allah, ora bakal kangelan urip. Manuk wae ora duwe ijazah, ora duwe sawah, isuk luwe sore wareg. Mosok awakmu sing duwe akal kalah karo manuk?"
•Terjemahan Indonesia: "Orang itu kalau tawakalnya sungguh•sungguh, hatinya bergantung penuh kepada Allah, tidak akan kesulitan hidup. Burung saja tidak punya ijazah, tidak punya sawah, pagi lapar sore kenyang. Masa kamu yang punya akal kalah sama burung?"
Poin-Poin Penting
Definisi Tawakal yang Lurus: Tawakal adalah menyandarkan hati sepenuhnya kepada Allah, sementara anggota badan tetap melakukan ikhtiar (usaha) secara maksimal.
Kisah Siti Hajar: Meneladani dialog iman antara Siti Hajar dan Nabi Ibrahim. Kuncinya ada pada pertanyaan Hajar: "Apakah ini perintah Allah?" Jika iya, maka Allah tidak akan menyia-nyiakan mereka.
Analogi Burung: Mengupas Hadis Tirmidzi tentang burung yang bertawakal; mereka pergi pagi dengan perut kosong dan pulang sore dengan perut kenyang tanpa menimbun makanan.
Penyakit "Wahn": Kekhawatiran akan masa depan dan rezeki seringkali muncul karena lemahnya keyakinan (iman) terhadap sifat Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) Allah.
Jaminan Allah: Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, maka Allah akan mencukupkan keperluannya (Refleksi QS. At-Talaq).
Kisah Siti Hajar: Meneladani dialog iman antara Siti Hajar dan Nabi Ibrahim. Kuncinya ada pada pertanyaan Hajar: "Apakah ini perintah Allah?" Jika iya, maka Allah tidak akan menyia-nyiakan mereka.
Analogi Burung: Mengupas Hadis Tirmidzi tentang burung yang bertawakal; mereka pergi pagi dengan perut kosong dan pulang sore dengan perut kenyang tanpa menimbun makanan.
Penyakit "Wahn": Kekhawatiran akan masa depan dan rezeki seringkali muncul karena lemahnya keyakinan (iman) terhadap sifat Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) Allah.
Jaminan Allah: Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, maka Allah akan mencukupkan keperluannya (Refleksi QS. At-Talaq).
Tanggal Pengajian
Kamis, 16 Oktober 2025
Durasi
71 menit
Ditambahkan
27/11/2025
Slug
hakikat-tawakal-refleksi-mendalam-kisah-nabi-ibrahim-dan-jaminan-rezeki-allah